Karya Siswa

.

Kamis, 10 Desember 2015

SDIT 017 DARUL MUKMIN Kabupaten Karimun Insan Madani .. Ceria, Cerdas, Berprestasi ..

Assalamualaikum Warrohmatullohi Wabarokaatuuhh ... :) Pagi yang indah di lapangan nan teduh SDIT 017 DARUL MUKMIN Karimun, dengan hembus... thumbnail 1 summary
Assalamualaikum Warrohmatullohi Wabarokaatuuhh ... :)

Pagi yang indah di lapangan nan teduh SDIT 017 DARUL MUKMIN Karimun, dengan hembusan angin pagi di musim kemarau tidak melunturkan semangat para guru, karyawan dan siswa untuk tetap datang ke sekolah. Di depan gerbang sekolah tampak guru berbaris rapi menyambut siswa.  Dengan sapaan yang hangat dan  senyuman yang tulus khas seorang guru mereka menyambut siswa yang pagi itu datang dengan berjuta semangat belajar. Keakraban terlihat tidak hanya antara guru dengan guru namun antara guru dengan siswa. Kebersamaan yang terjalin antara warga sekolah begitu kental di SDIT 017 DARUL MUKMIN Karimun, bagai udara dalam air dan merah dalam darah.
Hari Senin minggu kedua di bulan April, SDIT 017 DARUL MUKMIN Karimun mengawali hari dengan Upacara Bendera di hari PGRI yang dilakukan rutin setahun sekali memperingati hari jadi guru nasional dan lebih menghormati guru dan karyawan. dan selanjut nya diisi dengan kegiatan rutin Shalat dhuha dilaksanakan di Kelas Masing-Masing dilanjutkan dengan pembacaan Muroja'ah di masing-masing kelas. Kegiatan keagamaan ini rutin setiap harinya dengan tujuan dimaksudkan untuk meningkatkan kecerdasan spiritual siswa, membangkitkan sisi kerohanian dalam jiwa siswa, guru dan karyawan serta menjalin kebersamaan yang erat antar warga sekolah.
Kegiatan ini ditutup dengan foto bersama yang foto bersama diharapkan mampu menumbuhkan kebersamaan antar guru dan karyawan tenaga kependidikan. Dengan kebersamaan akan tercipta rasa saling memiliki, bersatu menuju Indonesia cerdas. Menumbuhkan jiwa yang penuh taqwa kepada Sang Pencipta.
barakallah.....
salam kami keluarga besar SDIT 017 DARUL MUKMIN KABUPATEN KARIMUN ...

Simbolis Pembagian Sertifikat Pemenang Lomba Bagi Siswa-Siswi SDIT S 017 Darul Mukmin Karimun..

Simbolis Pembagian Sertifikat Pemenang Lomba Bagi Siswa-Siswi SDIT S 017 Darul Mukmin Karimun.. Assalamualaikum Warrohmatullohi Wabar... thumbnail 1 summary

Simbolis Pembagian Sertifikat Pemenang Lomba Bagi Siswa-Siswi SDIT S 017 Darul Mukmin Karimun..

Assalamualaikum Warrohmatullohi Wabarokaatuuhh ... :)
Pagi yang cerah dengan suasana yang asri dan segar disambut riuh pikuk suara suara semangat pagi yang menggelegar mencerminkan kondisi yang sangat bersemangat bagi siswa siswi SDIT 017 DARUL MUKMIN begitu juga dengan para guru dan karyawan yang aktif dan bersemangat pada pagi ini, mencerminkan suasana yang sangat bergembira ..
Bel pagi menandakan akan dimulai pagi yang bersemangat dan aktif, tetapi sesuai jadwal pagi rabu SDIT 017 DARUL MUKMIN mengadakan senam pagi yang sehat bersama yang di lakukan di lapangan SDIT 017 DARUL MUKMIN,.
barisan telah dirapikan oleh para guru guru guru dan wali kelas yang terhebat..
Senam di mulai ..................
.......
baiklah seperti biasanya, di pagi rabu setelah bersehat-sehat ria yaitu senam, pengumuman pengumuman penting dan sosialisasi utk para siswa akan disampaikan..
karna, ini adalah jadwal rutin dan tentunya untuk menjaga kualitas kesehatan dan kualitas pendidikan para murid..
berikut kategori para pemenang, kami ucapkan selamat yaaa!!! :

Pemenang Juara II Manasik Haji Se-Kabupaten Karimun









Pemenang Juara Harapan 7 Gerak jalan 10km Tingkat Putra.







Simbolis Penghargaan Mengikuti Kemah Daerah (KEMDA)





Subhanallah... selamat kami ucapkan bagi para pemenang, semoga prestasi yang telah di raih melahirkan prestasi prestasi yang berikutnya.. 
barakallahufikum..
Assalamualaikum Warrohmatullohi Wabarokaatuuhh ... :)

Senin, 03 Agustus 2015

6 Pengusaha Sukses dengan modal Ijazah SD

Realita kehidupan memang selalu memberikan yang sesuai dengan apa yang telah seseorang lakukan, tidak peduli ia berasal dari latar belaka... thumbnail 1 summary
Realita kehidupan memang selalu memberikan yang sesuai dengan apa yang telah seseorang lakukan, tidak peduli ia berasal dari latar belakang yang seperti apapun kalau dia benar-benar gigih dan selalu bekerja keras dalam usahanya, akhrinya bisa sukses pula.

Ijazah yang tinggi ternyata bukanlah ssesuatu hal yang menjadi patokan kesuksesan seseorang buktinya ternyata banyak sekali orang-orang sukses berikut yang telah menjadi milyarderdengan modal ijazah SD bahkan ada juga yang tidak sekolah sama sekali. Mau tahu siapa saja orang-orang tersebut. Berikut adalah 10 Pengusaha yang Sukses dengan modal Ijazah SD :

1. Basrizal Koto 
Basrizal Koto atau yang biasa disebut Basko ini lahir di Kampung Ladang, Pariaman. Masa kecil yang dialaminya sungguh sangat getir, dia sering makan sekali dalam sehari. Mengingat pekerjaan orang tuanya hanya sebagai buruh tani yang mengolah gabah. Ibunya pun sering meminjam beras ke tetangga demi untuk makan keluarga. Basrizal Koro hanya sempat bersekolah hingga kelas lima SD.

Keadaan ini membuat Basko bertekad untuk bisa merubah keadaan keluarganya sekarang, ia rela meninggalkan sekolahnya demi berkelana merantau di Riau. Basko yang panjang akal dan visioner mengawali usahanya dengan berjualan pete. Kemahirannya berkomunikasi, membangun jaringan, menepati janji, dan menjaga kepercayaan akhirnya membawanya sukses menaklukan kemiskinan, membangun kerajaan bisnis, dan menciptakan lapangan kerja.

Jumlah perusahaan yang dikelolanya kini mencapai 15 perusahaan dan sejak 2006 dia juga terjun ke bisnis penambangan batu bara di Riau, menyediakan jasa TV kabel dan Internet di Sumatra.Beberapa perusahaan yang masuk dalam MCB Group miliknya adalah PT Basko Minang Plaza (pusat belanja), PT Cerya Riau Mandiri Printing (percetakan), PT Cerya Zico Utama (properti), PT Bastara Jaya Muda (tambang batubara), PT Best Western Hotel (Hotel Basko), dll. Proyek terakhir yang tengah digarapnya adalah pendirian Best Western Hotel dengan 198 kamar. Sebuah hotel bintang empat plus yang tengah di bangun di Padang, Sumatra Barat.

2. Andrie Wongso

Siapa yang tak kenal Andrie Wongso? Beliau adalah salah satu pengusaha sukses dan motivator nomer 1 di Indonesia. Andrie lahir dari sebuah keluarga miskin di kota Malang. Di usia 11 tahun (kelas 6 SD), terpaksa harus berhenti bersekolah karena sekolah mandarin tempat andrie kecil bersekolah ditutup. Maka SDTT, Sekolah Dasar Tidak Tamat, adalah gelar yang disandangnya saat ini. Masa kecil hingga remajanya pun kemudian dilalui dengan membantu orang tuanya membuat dan berkeliling berjualan kue ke toko-toko dan pasar.

Kemudian ia memutuskan merantau di ibukota demi mengubah nasib dengan satu tekad yakni siap menghadapi apapun di depan dengan berani dan jujur. Maka dimulailah kerja sebagai salesman produk sabun sampai pelayan toko. Perjalanannya kemudian ahirnya sampai bisa mengatarkannya menjadi sangat sukses. Sekarang ia lebih fokus menjadi seorang motivator dengan klien-kliennya mulai dari Perusahaan Perbankan, Pemerintahan dan BUMN, Asuransi, Organisasi, Media cetak, Media Elektronik, sampai olahraga. Bisa anda liat di wikipedia.

3. Adam Malik

Adam Malik bukanlah seorang pengusaha namun tahukah anda dia diam-diam adalah agen dari CIA. Walaupun bukan seorang pengusaha tapi kalo bicara soal duit ya gak ada bedanya sama pengusaha. Menurut kabar yang beredar ternyata Agen CIA ini ternyata tidak pernah ngenyam bangku sekolah.Woww hebat ya?.






4.  EKA Tjipta Widjaja


EKA Tjipta Widjaja adalah seorang Bos dari Grup Sinarmas. Ia adalah orang terkaya nomer dua di Indonesia dibawah sang pemilik Djarum Budi Hartono. Berasal dari keluarga miskin ia hanya mampu menyelsaikan sekolah sampai SD.


Eka Tjipta telah menjadi taipan sukses yang memiliki lebih dari 200 perusahaan dengan ratusan ribu karyawan. Menurut dia, bila satu orang menanggung beban hidup satu keluarga dengan tiga anggota lain, 1 juta lebih penduduk bergantung kepada Sinar Mas.

Sekali lagi fakta sejarah membuktikan,ijazah pendidikan formal bukanlah segalanya. Berbekal Ijazah SD , Eka Tjipta yang dilahirkan sebagai anak orang miskin dengan gigih mengubah sejarah menjadi orang terkaya nomor dua di Indonesia.

5.  Sukarno Munawar

Sekalipun hanya lulus sekolah dasar, Sukarno Munawar piawai dalam beternak kelinci. Kepandaiannya mengurus hewan ini mengundang minat dari berbagai kalangan, mulai dari sesama peternak kelinci, pelajar sekolah menengah kejuruan, sampai peneliti bergelar S-2 dan S-3 dari Balai Penelitian Ternak. Mereka ”berguru” budidaya kelinci kepadanya. Wahh keren ya, lulusan SD menjadi guru dari S-2 dan S-3. ;-)


Sukarno membuktikan bahwa dengan niat dan kemauan yang keras untuk maju membuktikan bahwa lulusan SD pun bisa menjadi sukses. Banyak orang yang memiliki pendidikan tinggi akhirnya tidak dapat melakukan sesuatu dengan baik. Hal ini diakibatkan kurang fokusnya dia dalam bekerja. Terlalu banyak tahu namun sedikit berbuat. Itulah kira-kira sifat manusia yang memiliki pendidikan tinggi. Gengsi mungkin, hehe.



6. Andri Aryansah


Siapa pun berhak untuk sukses, apa pun latar belakangnya. Salah seorang yang telah membuktikan itu adalah Andri Aryansah. Cowok yang hanya mengecap pendidikan SD ini berhasil menjadi Oesahawan sukses dengan omzet per bulan mencapai Rp70 juta.

Dia pernah menjadi pembantu rumah tangga di daerah Dipati Ukur. Pekerjaan itu dia lalui selama tiga tahun. Pada 2004 Ado “naik pangkat” dengan bekerja di Record Man, sebuah toko pakaian yang identik dengan musik cadas. Kejujuran dan kerja kerasnya membuat Ado dipromosikan hingga menjadi manajer toko tersebut.

Setelah bekerja di Record Man selama tujuh tahun, Ado memutuskan untuk keluar dari tempatnya bekerja. Dengan membuka bisnis pakaian sendiri sekarang telah memiliki omset sebesar 70 juta per bulan.


Sumber:

www.blogsangpemenang.blogspot.com/2012/10/10-pengusaha-sukses-dengan-modal-ijazah.html

Minggu, 02 Agustus 2015

CARA BELAJAR EFEKTIF UNTUK ANAK SEKOLAH DASAR (SD)

Malas belajar timbul dari beberapa faktor, untuk lebih mudahnya terbagi menjadi dua faktor besar, yaitu: 1) faktor intrinsik ( dari dal... thumbnail 1 summary
Malas belajar timbul dari beberapa faktor, untuk lebih mudahnya terbagi menjadi dua faktor besar, yaitu:
1) faktor intrinsik ( dari dalam diri anak), dan
2) Faktor ekstrinsik (faktor dari luar anak).

1) Dari Dalam Diri Anak (Intrinsik)
Rasa malas untuk belajar yang timbul dari dalam diri anak dapat disebabkan karena kurang atau tidak adanya motivasi diri. Motivasi ini kemungkinan belum tumbuh dikarenakan anak belum mengetahui manfaat dari belajar atau belum ada sesuatu yang ingin dicapainya. 
Selain itu kelelahan dalam beraktivitas dapat berakibat menurunnya kekuatan fisik dan melemahnya kondisi psikis. Sebagai contoh, terlalu lama bermain, terlalu banyak mengikuti les ini dan les itu, terlalu banyak mengikuti ekstrakulikuler ini dan itu, atau membantu pekerjaan orangtua di rumah, merupakan faktor penyebab menurunnya kekuatan fisik pada anak. Contoh lainnya, terlalu lama menangis, marah-marah (ngambek) juga akan berpengaruh pada kondisi psikologis anak.
2) Dari Luar Anak (Ekstrinsik)
Faktor dari luar anak yang tidak kalah besar pengaruhnya terhadap kondisi anak untuk menjadi malas belajar. Hal ini terjadi karena:
  • Sikap Orang Tua
    Sikap orang tua yang tidak memberikan perhatian dalam belajar atau sebaliknya terlalu berlebihan perhatiannya, bisa menyebabkan anak malas belajar. Tidak cukup di situ, banyak orang tua di masyarakat kita yang menuntut anak untuk belajar hanya demi angka (nilai) dan bukan mengajarkan kepada anak akan kesadaran dan tanggung jawab anak untuk belajar selaku pelajar. Akibat dari tuntutan tersebut tidak sedikit anak yang stress dan sering marah-marah (ngambek) sehingga nilai yang berhasil ia peroleh kurang memuaskan. Parahnya lagi, tidak jarang orang tua yang marah-marah dan mencela anaknya bilamana anak mendapat nilai yang kuang memuaskan. Menurut para pakar psikologi, sebenarnya anak usia Sekolah Dasar janga terlalu diorentasikan pada nilai (hasil belajar), tetapi bagaimana membiasakan diri untuk belajar, berlatih tanggung jawab, dan berlatih dalam suatu aturan.
  • Sikap Guru
    Guru selaku tokoh teladan atau figur yang sering berinteraksi dengan anak dan dibanggakan oleh mereka, tapi tidak jarang sikap guru di sekolah juga menjadi objek keluhan siswanya. Ada banyak macam penyebabnya, mulai dari ketidaksiapan guru dalam mengajar, tidak menguasai bidang pelajaran yang akan diajarkan, atau karena terlalu banyak memberikan tugas-tugas dan pekerjaan rumah. Selain itu, sikap sering terlambat masuk kelas di saat mengajar, bercanda dengan siswa-siswa tertentu saja atau membawa masalah rumah tangga ke sekolah, membuat suasana belajar semakin tidak nyaman, tegang dan menakutkan bagi siswa tertentu.
  • Sikap Teman
    Ketikan seorang anak berinteraksi dengan teman-temannya di sekolah, tentunya secara langsung anak bisa memperhatikan satu sama lainnya, sikap, perlengkapan sekolah, pakaian dan asesoris-asesoris lainnya. Tapi sayangnya tidak semua teman di sekolah memiliki sikap atau perilaku yang baik dengan teman-teman lainnya. Seorang teman yang berlebihan dalam perlengkapan busana sekolah atau perlengkapan belajar, seperti sepatu yang bermerk yang tidak terjangkau oleh teman-teman lainnya, termasuk tas sekolah dan alat tulis atau sepeda dan mainan lainnya, secara tidak langsung dapat membuat iri teman-teman yang kurang mampu. Pada akhirnya ada anak yang menuntut kepada orang tuanya untuk minta dibelikan perlengkapan sekolah yang serupa dengan temannya. Bilamana tidak dituruti maka dengan cara malas belajarlah sebagai upaya untuk dikabulkan permohonannya.
  • Suasana Belajar di Rumah
    Bukan suatu jaminan rumah mewah dan megah membuat anak menjadi rajin belajar, tidak pula rumah yang sangat sederhana menjadi faktor mutlak anak malas belajar. Rumah yang tidak dapat menciptakan suasana belajar yang baik adalah rumah yang selalu penuh dengan kegaduhan, keadaan rumah yang berantakan ataupun kondisi udara yang pengap. Selain itu tersedianya fasilitas-fasilitas permainan yang berlebihan di rumah juga dapat mengganggu minat belajar anak. Mulai dari radio tape yang menggunakan kaset, CD, VCD, atau komputer yang diprogram untuk sebuah permainan (games), seperti Game Boy, Game Watch maupun Play Stations. Kondisi seperti ini berpotensi besar untuk tidak terciptanya suasana belajar yang baik.
  • Sarana Belajar
    Sarana belajar merupakan media mutlak yang dapat mendukung minat belajar, kekurangan ataupun ketiadaan sarana untuk belajar secara langsung telah menciptakan kondisi anak untuk malas belajar. Kendala belajar biasanya muncul karena tidak tersedianya ruang belajar khusus, meja belajar, buku-buku penunjang (pustaka mini), dan penerangan yang bagus. Selain itu, tidak tersediannya buku-buku pelajaran, buku tulis, dan alat-alat tulis lainnya, merupakan bagian lain yang cenderung menjadi hambatan otomatis anak akan kehilangan minat belajar yang optimal. Sumber: http://sdn2sukamerang.blogspot.com/
Untuk mengatasi anak sekolah dasar malas belajar :
  1. Orang tua memberi contoh kepada anaknya dengan cara banyak membaca buku dan menyalin ringkasannya. Jika hal ini dilakukan terus menerus, maka anak akan cepat meniru kebiasaan orang tuanya.
  2. Senangkan hati anak dulu, kemudian bercerita tentang akibat bila seseorang malas belajar sehingga otak menjadi tumpul dan tidak punya ketrampilan maka orang yang malas belajar tersebut bisa menjadi pengamen, pengemis, pencuri, penipu sehingga semua orang enggan berteman dengannya.
  3. Tanyakan kepada si anak, ingin jadi orang pemalas atau orang yang sukses ?
  4. Biarkan anak bermain sesukanya selama tidak melanggar norma agama dan masyarakat, lalu mintalah kepada si anak untuk menyempatkan waktu untuk belajar meskipun 10 menit saja. Tanamkan kepada si anak bahwa belajar adalah salah satu yang diperintahkan Allah, Tuhan YME.
  5. Ketika anak pulang dari sekolah, biasakanlah untuk menyambut kedatangannya, lalu tanyakan hal-hal apa yang menyenangkan di sekolah. Berikan makanan atau minuman untuknya dengan penuh kasih sayang, selanjutnya ajarkanlah ia untuk membiasakan menyalin/ mengulang pelajaran di sekolah hari itu pada buku khusus untuk menyalin pelajaran sekolah.
  6. Orang tua yang baik adalah yang mengerti apa yang disukai dan apa yang tidak disukai sang anak, karenanya biarkanlah ia mengerjakan apa yang disukainya selama tidak melanggar norma agama dan masyarakat dan sesekali ikutlah ke dalam kegiatan yang disukai anaknya tersebut dan bimbinglah agar ia mengerti yang benar dan yang salah.

cars

grids


ayat alquran